Jakarta (CVTOGEL LOGIN) – Sebanyak 196 anak di bawah umur diamankan polisi saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, pada Senin (25/8/2025). Mereka merupakan bagian dari 351 orang yang ditangkap dalam aksi tersebut.
Pihak kepolisian menyebut seluruh anak telah dipulangkan kepada orang tua atau wali masing-masing setelah menjalani proses pendataan dan pembinaan di Polda Metro Jaya. Penanganan dilakukan oleh Subdit Renakta Polda Metro Jaya bersama KPAI, Dinas PPAPP DKI Jakarta, dan Dinas Sosial.
Ikut-ikutan dan Terpengaruh Medsos
Komisioner KPAI mengungkapkan, sebagian besar anak yang diamankan tidak memahami alasan sebenarnya mereka berada di lokasi demo. Banyak di antara mereka hanya ikut teman atau alumni sekolah, serta terpengaruh ajakan yang beredar di media sosial, terutama TikTok.
“Mayoritas mengaku tidak tahu tujuan demonstrasi. Ada yang bilang diajak teman, ada juga yang penasaran setelah lihat ajakan di media sosial,” ujar perwakilan KPAI.
KPAI Ingatkan Sekolah
KPAI meminta pihak sekolah untuk tidak memberikan sanksi berlebihan kepada para pelajar yang terlibat, apalagi sampai dikeluarkan dari sekolah. Menurut KPAI, yang diperlukan adalah pembinaan dan pendampingan, bukan hukuman yang dapat merugikan masa depan anak.
Selain itu, KPAI mendesak kepolisian mengusut pola perekrutan anak-anak dalam demonstrasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Kesimpulan
Kasus ini menunjukkan bagaimana pengaruh media sosial dan faktor pertemanan dapat mendorong anak-anak ikut serta dalam aksi massa tanpa pemahaman memadai. KPAI menekankan pentingnya literasi digital dan pengawasan orang tua, sekaligus mengajak seluruh pihak untuk lebih waspada terhadap kerentanan pelajar dalam arus informasi cepat di media sosial.