Jakarta (cvtogel) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipimpin oleh Direktur Pengembangan Jeffrey Hendrik. Ingin para investor di pasar modal Indonesia untuk memperluas portofolio investasi mereka dengan memasukkan Exchange-Traded Fund (ETF) Emas.
BEI berharap bisa meluncurkan instrumen ETF Emas pada kuartal keempat tahun 2025.
“Kami berharap agar investor yang kini terdaftar, jumlahnya mencapai 17,4 juta, mulai mempertimbangkan untuk mendiversifikasi investasi mereka dalam ETF Emas,” kata Jeffrey setelah acara bertema “Keren, Muda & Cuan Bersama Bullion Emas” di Jakarta, pada hari Kamis.
Ia menekankan bahwa instrumen investasi ETF Emas akan aman dan berkualitas, dengan adanya standar likuiditas serta fatwa syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) yang akan memberikan rasa nyaman bagi investor.
“Selain itu, ada juga ekosistem pasar modal yang mencakup transaksi, kliring, penjaminan, penyelesaian, serta penyimpanan, dengan memanfaatkan ekosistem yang tersedia di pasar modal, termasuk perlindungannya,” jelas Jeffrey.
Selain itu, BEI berkomitmen untuk memastikan bahwa transaksi ETF Emas berlangsung transparan bagi publik, yang sejalan dengan layanan keterbukaan informasi yang disediakan oleh BEI.
“Akan ada pengaturan hukum yang jelas, dan informasi tersebut harus dicantumkan dalam prospektus agar masyarakat bisa mengetahuinya. Transparansi adalah salah satu kekuatan pasar modal,” imbuh Jeffrey.
BEI menargetkan untuk memperkenalkan instrumen ETF Emas pada kuartal IV 2025, setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan peraturan resminya.
Peluncuran ETF Emas ini muncul setelah diratifikasinya Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2024 mengenai kegiatan usaha bullion.
ETF adalah dana yang diperdagangkan di bursa seperti saham, menggabungkan aspek pengelolaan dana dalam reksa dana dengan mekanisme perdagangan saham.
Dengan instrumen ETF Emas, investor dapat berinvestasi langsung dalam bentuk emas batangan atau melalui kontrak derivatif untuk mendapatkan eksposur yang lebih tidak langsung.
Data dari World Gold Council (WGC) per 20 Juni 2025 menunjukkan bahwa total dana yang dikelola atau Asset Under Management (AUM) dari ETF Emas mencapai 388,8 miliar USD, setara dengan 3. 587 ton emas.