Jakarta – Kelompok suporter tim nasional Indonesia, La Grande Indonesia. Telah menyiapkan tifo khusus untuk mendukung tim Garuda. Saat berhadapan dengan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada tanggal 5 Juni.
Dalam pertandingan kesembilan pada babak tiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C, La Grande berharap tifo yang akan dipersembahkan kali ini lebih semarak dibandingkan yang ditampilkan saat melawan Bahrain dengan tifo Garuda bertajuk “Show Your Dignity”.
“Pertandingan melawan China merupakan laga pamungkas di kandang kita, jadi kami ingin merayakannya dengan lebih meriah. Setelah euforia melawan Bahrain sebelumnya, kami tidak ingin kalah semangat saat menjamu China di GBK,” ungkap Ilham Sukrai dari Divisi Media La Grande Indonesia dalam podcast Redaksi Olahraga yang ditayangkan di YouTube cvtogel TV pada hari Sabtu.
Tifo Garuda “Show Your Dignity” dihadirkan dengan latar belakang Cartenz Pyramid, puncak tertinggi dari Gunung Jayawijaya di Papua dan juga gunung tertinggi di Indonesia. Pemilihan Cartenz Pyramid berarti bahwa timnas Indonesia berambisi mencapai puncak keberhasilan.
Di samping itu, sayap Garuda dihiasi dengan motif batik yang khas dari Sabang hingga Merauke, menandakan dukungan masyarakat Indonesia dalam perjalanan Garuda.
Selain itu, di bagian dada Garuda tertulis angka 45, yang merepresentasikan sejarah perjuangan pahlawan Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan pada tahun 1945. Ada pula bulan biru yang melambangkan peristiwa penting yang jarang terjadi sebelumnya.
“Ini adalah kejutan. Saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan, itu akan menjadi momen mengejutkan di pertandingan tersebut, dan saat ini sedang dalam tahap persiapan. Kami ingin suasana lebih meriah dari saat melawan Bahrain,” terang Ilham ketika ditanya mengenai tifo yang akan dibawa La Grande saat menghadapi China.
Namun, Ilham mengungkapkan bahwa tifo untuk pertandingan melawan China akan mempertahankan tema yang dibawa seperti pada laga melawan Bahrain di bulan Maret, termasuk penggunaan ribuan bendera Merah Putih.
“Sebenarnya, fokusnya mirip dengan saat melawan Bahrain, untuk mengedepankan 11 pemain, yang dapat memompa semangat mereka, mulai dari pemanasan hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya agar semangat mereka terbakar. Agar bisa bermain dengan semangat juang,” jelas Ilham.
“Rencananya, bendera tetap akan kami adakan, meskipun variasinya masih kami diskusikan,” tambahnya.