berita berita hari ini

Michael Sinaga datangi Polda Metro Jaya soal kasus ijazah palsu Jokowi

Jakarta – Michael Sinaga, seorang podcaster, mengunjungi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Untuk memberikan klarifikasi terkait tuduhan ijazah palsu. Yang dilaporkan oleh Joko Widodo, Presiden ke-7 Republik Indonesia.

“Sebagai warga negara yang baik, saya menerima undangan untuk memberi klarifikasi, jadi saya hadir,” ujarnya ketika dijumpai di Polda Metro Jaya pada cvtogel hari Rabu.

Michael juga membantah tuduhan bahwa dia tidak datang dalam undangan awal. Dia menjelaskan bahwa dia hanya memiliki kesibukan lain pada saat itu, bukan karena menolak untuk hadir.

“Mengatakan saya tidak hadir itu sangat berat. Sebenarnya, saya sudah mengonfirmasi melalui WhatsApp ke nomor yang tercantum dan menyatakan bahwa saya telah memiliki janji lain pada hari itu,” paparnya.

Ketika ditanya mengenai panggilan untuk mengklarifikasi tuduhan ijazah palsu yang menyangkut Jokowi, ia menjelaskan bahwa tidak ada yang perlu dikaitkan dengan masalah itu.

“Sebenarnya, dalam undangan tersebut, kata-kata itu tidak ada. Undangannya hanya meminta klarifikasi mengenai kejadian pada tanggal 26 Maret yang dilaporkan oleh Bapak Ir Joko Widodo,” terang Michael.

Dia menambahkan bahwa dia belum mendapatkan informasi lengkap mengenai pemanggilan dirinya ke Polda Metro Jaya karena proses penyelidikan masih berlangsung dan saat itu adalah waktu istirahat.

“Oleh karena itu, saya bertanya dan belum memperoleh penjelasan dari para penyelidik, apa yang terjadi pada tanggal 26 Maret yang perlu saya klarifikasi, belum dijelaskan sampai sekarang,” jelasnya.

“Semoga setelah istirahat nanti, bisa segera ditanyakan tentang apa yang sebenarnya terjadi pada tanggal 26 Maret tersebut,” tuturnya.

Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa dua saksi tidak hadir saat dipanggil untuk memberikan keterangan dalam kasus dugaan ijazah palsu yang melibatkan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, pada hari Jumat (9/5).

“Ada dua saksi yang dipanggil, dengan inisial MS dan AS. Saksi AS belum memberikan konfirmasi tentang ketidakhadirannya, tapi saksi MS sudah memberitahu bahwa dia tidak bisa datang,” kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Reonald Simanjuntak saat ditemui di Jakarta, pada hari Senin (12/5).

You may also like...